Meski dipasangi police line (garis polisi),para pedagang pajak Universitas Sumatera Utara (USU) yang berada di Jalan Abdul Hakim,Kompleks USU, kemarin tetap menerobos masuk ke areal lokasi.
Ada yang sekadar mengorek tumpukan barang yang sudah menjadi arang atau yang menyirami lapaknya dengan air. Ada juga yang melamun sembari menatap lapak-lapak yang hangus terbakar. Pemandangan ini terlihat Minggu (19/9) siang di lokasi terbakarnya 120 dari 140 lapak kios USU pada Sabtu (18/9) petang. Saat kejadian, lokasi ini begitu padat dijejali pengunjung. Sari Heli Halawa, 28, seorang pedagang yang lapaknya terbakar terlihat melamun. Kedua tangannya menopang dagu dan matanya begitu nanar menatap tajam lokasi lapak-lapak yang sudah ada sejak 2000 itu musnah terbakar.Habis sudah usaha yang dia geluti selama tiga tahun itu.
“Habislah, Bang.Padahal,enak jualan di sini,saya sudah tiga tahun jualan,” ujar pria berambut pirang itu.Meski hanya berjualan es,omzet pria yang baru menikah tiga bulan itu bisa mencapai Rp1 juta per hari. Halawa berharap pihak rektorat mengizinkannya kembali berjualan jika lokasi tersebut telah dibenahi. Halawa mengaku menyewa lokasi berukuran 2 x 3 meter sebesar Rp2 juta per tahun. Harapan Halawa untuk kembali dapat berjualan di lokasi tersebut juga disampaikan Diki, 30, pedagang sepatu. Tidak hanya dari para mahasiswa dan mahasiswi di lokasi kampus,melainkan dari luar kampus dan para pelajar kerap belanja di sana.
Karena itu, perputaran uang di lokasi tersebut per hari bisa mencapai Rp500 juta hingga Rp1 miliar. Pajak USU sendiri beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Lia, 27, warga Simalingkar, mengaku sering belanja di pajak USU. Selain harganya terjangkau, juga banyak sekali macam pilihan. Berdasar hasil pemeriksaan sementara, dugaan api karena korsleting arus pendek. “Masih lidik. Penyebabnya diduga korsleting arus pendek dari toko sepatu. Namun,untuk memastikannya,kita tunggu hasil labfor saja,”tandas Hasibuan yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolsekta Medan Area dan Sunggal tersebut.
Seperti diketahui, kebakaran itu mengakibatkan kerugian miliaran rupiah. Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, kejadiannya berawal dari terbakarnya salah satu kios penjual sepatu.
Senin, 20 September 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar