Kamis, 07 Oktober 2010

Dewan Sentil Kesiapan SistemTransportasi SEAG

Belum matang dan jelasnya konsep sistem transportasi saat pelaksanaan SEA Games (SEAG) XXVI 2011 menuai kritik kalangan legislatif.

Pasalnya, sampai kini belum ada paparan kesiapan sistem transportasi dan moda transportasi yang disampaikan Pemprov Sumsel. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya belum pernah mendengar paparan dari Dinas Perhubungan & Kominfo (Dishubkominfo) Sumsel terkait sistem transportasi yang sangat urgen tersebut.

“Sepertinya belum ada konsep jelas, karena memang sampai hari ini kami tidak diberi tahu atau mungkin belum dikasih tahu soal kesiapan transportasi saat SEAG nanti,” jelas Ahmad Yani di ruang kerjanya kemarin. Padahal, kata Yani, Gubernur Sumsel sudah menugaskan Kepala Dishubkominfo untuk menyiapkan sistem transportasi SEA Games, baik jalur kendaraan,pengamanan transportasi, maupun penyediaan moda transportasi.

“Sebenarnya jadwal paparan dari Dishub untuk kesiapan sistem transportasi untuk SEAG sudah dijadwalkan beberapa waktu lalu. Namun mereka Kadishub tak datang,” ujarnya. Menurutnya untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat SEA Games, sudah dianggarkan dana untuk pelebaran jalan mulai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II sampai KM 5. Selain itu, kapasitas bandara juga ditingkatkan.

Diprediksi saat SEAG digelar akan terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik, seperti Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Jakabaring. “Hal ini yang harus dipikirkan, bagaimana cara mengurainya. Tetapi saya yakin itu bisa teratasi juga termasuk sistem transportasi kita akan siap saat SEA Games,karena mereka sudah berpengalaman,” tandasnya. Namun, kata Yani, yang menjadi tanda tanya soal kemungkinan adanya penumpukan kendaraan di Jakabaring.

Terutama saat pembukaan dan penutupan SEAG. Apalagi, dalam pelaksanaan nanti tak hanya dihadiri kontingen atlet yang diprediksi 4.000-an orang. ”Sejauh ini hanya ada tiga jalur yang biasa dipakai untuk keluar masuk ke kawasan Jakabaring, yakni Jalan Gubernur H. Bastari yang tembus ke Ampera,arah Tegal Binangun Plaju,serta arah ke Musi II Kertapati atau menuju Jalan Panca Usaha.

Sehingga persoalan sistem transportasi dan persoalan moda transportasi penting diperhatikan. Apalagi jalur-jalur yang biasa dilalui tersebut masih sempit. Kita harapkan anggaran pelebaran jalan itu bisa dianggarkan di APBD 2011,menyangkut kebutuhan tersebut,” pungkas politikus Partai Demokrat ini.

0 komentar:

Copyright © 2011 Andi All rights reserved