Polisi terus memburu sisa-sisa kawanan bersenjata yang masih berkeliaran di Kecamatan Dolok Masihul, Sumatera Utara, Selasa (5/10/2010). Diperkirakan, mereka berjumlah empat hingga lima orang.
Pagi tadi polisi mendapat laporan, pada Senin (4/10/2010) malam ada orang tak dikenal berjalan membawa senjata laras panjang dan granat di daerah Blok IX, Desa Bantan, Kecamatan Dolok Masihul.
Laporan lain, pada waktu yang hampir bersamaan rumah seorang warga diketok orang tak dikenal yang berteriak minta tolong. Pemilik rumah tidak membukakan pintu karena takut.
Berdasarkan laporan tersebut, dua regu pasukan Detasemen B 1 Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran di perkebunan Singkong, Kelapa Sawit, dan Karet di Desa bantan. Wartawan Kompas Mohammad Hilmi Faiq yang turut dalam rombongan polisi melaporkan, hingga pukul 15.00 pencarian tidak membuahkan hasil. Perburuan pun dihentikan.
"Tapi, polisi menemukan beberapa jejak yang diduga merupakan jejak kawanan bersenjata yaitu sandal jepit. Di gubuk kosong, polisi menemukan puntung rokok dan bekas perapian. Diduga, di gubuk ini mereka beristirahat," tutur Hilmi.
Selasa, 05 Oktober 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar