Jumat, 08 Oktober 2010

SDK-Bisa Dilantik Hari Ini

Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh melantik Suhardi Duka- Bustamin Bausat (SDK-Bisa) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mamuju untuk periode 2010-2015 di Lapangan Merdeka,hari ini.

Dalam acara pelantikan ini, panitia telah menyebarkan sekitar 5.000 undangan. ”Saya berharap semua anggota DPRD Mamuju bisa hadir dalam sidang paripurna nanti. Kalaupun ada yang tidak hadir,jangan ditanggapi politis. Sebab bisa jadi anggota yang bersangkutan ada agenda lain yang lebih penting,”tutur Ketua DPRD Mamuju Sugianto. Dia mengatakan, pelantikan ini akan sangat ramai. Sebab jika tak ada aral melintang, acara ini akan dikombinasikan dengan suguhan kesenian tradisional.Bukan hanya adat Mamuju, tetapi juga tarian kolosal yang menggambarkan perwakilan etnis yang ada di Bumi Manakarra ini. “Undangan yang disiapkan memang kurang lebih 5.000 buah.Tapi kepadatan di lokasi bisa meningkat 100 persen.

Karena itu saya minta pada aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Saya juga meminta kerjasama semua pihak agar acara ini berjalan lancar,”katanya. Pemkab Mamuju menganggarkan dana pelantikan sebesar Rp800 juta. Dana ini naik 100% dari sebelumnya sebesar Rp400 juta. Jumlah anggaran itu ditetapkan melalui rapat yang digelar secara intensif. Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengungkapkan, anggaran itu sepenuhnya untuk membiayai pelantikan. “Kita akan menggelar pelantikan di tempat terbuka. Ini berbeda dengan sebelumnya. Dan melibatkan partisipasi masyarakat, di mana di dalamnya ada item acara pentas kesenian rakyat sebagai potret budaya yang ada di Mamuju.

Semua itu butuh anggaran. Sudah tentu semua itu atas persetujuan DPRD,”kata Habsi. Pelantikan akan dihadiri pejabat Pemprov Sulbar dan Muspida dari empat kabupaten lain se-Sulbar.Termasuk Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Utara yang baru dilantik,Selasa (5/10) lalu. Sementara itu Kapolres Mamuju Darwis Rincing mengatakan,pelantikan di tempat terbuka membutuhkan personel keamanan yang banyak. Oleh karena itu Polres Mamuju akan dibantu Polda Sulselbar.

“Kami menurunkan 2/3 anggota Polres Mamuju.Didukung BKO dari Brimob dan Samapta Polda Sulselbar.Yang pasti Polres Mamuju juga dibantu Kodim 1418. Nanti ada pengamanan terbuka dan tertutup,”ujarnya. Sementara itu, untuk memeriahkan acara ini, akan ditampilkan kreasi seni lima etnis yang ada di Mamuju di hadapan ribuan undangan. Tarian itu sebagai potret keanekaragaman budaya di Bumi Manakarra. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju Paintu Ballaso menuturkan, konsep kesenian yang ditampilkan merupakan ide para pelaku kesenian di Mamuju. Tari kolosal itu melibatkan 55 penari. “Dari etnis Jawa menampilkan Tari Reog.

Sedangkan dari Bali kami masih belum mendapat informasi tentang namanya.Kemudian ada gabungan etnis Mamuju,Mandar dan Makassar.Para penari diiringi masing-masing pemusik tradisional,” kata Paintu. Menurut Paintu, pihaknya sudah melakukan seleksi untuk para penari. “Dan jenis tarian diupayakan yang pernah ditampilkan di TMII, kemudian sedikit dikreasi. Tarian yang benar-benar asli hanya untuk penjemput tamu,”ujarnya. Untuk penyambut tamu,Paintu ada sebanyak 100 orang.Terdiri dari 75 orang pagar ayu dan 25 orang pagar bagus.Semuanya mengenakan pakaian adat kelima etnis. Tari kolosal dipercayakan kepada Andi Mulyani Hatta Dai dan pelatih kepala diserahkan pada Yusna Adnan.

Mereka adalah seniwati Mamuju dari Sanggar Manakarra. “Untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati, disuguhkan Tari Pemanna. Dulu tarian ini untuk menyambut prajurit yang memenangkan peperangan. Kemudian untuk Gubernur, tari Pintiroma, yakni tarian untuk menyambut tamu- tamu besar,”terang Yusna. Tari kolosal ini ditampilkan selama tujuh menit dengan tema SDK-Bisa Yes. “Selama ini kami latihan terus,kecuali tari Jawa dan Bali. Mereka latihan sendirisendiri,” kataYusna. Semua penari diambil dari siswi SMA dan SMP se-Mamuju yang berbakat. Sedangkan pengiring diambil dari para siswa,ditambah para pemain musik tradisional yang memiliki pengalaman.

0 komentar:

Copyright © 2011 Andi All rights reserved